Khutbah Jum’at: Kemuliaan Di Tetes Keringat
Islam memandang bekerja bukan sekadar upaya pemenuhan kebutuhan fisiologis, melainkan sebuah manifestasi dari martabat kemanusiaan.
Islam memandang bekerja bukan sekadar upaya pemenuhan kebutuhan fisiologis, melainkan sebuah manifestasi dari martabat kemanusiaan.
Kita tidak bisa hanya mengandalkan sekolah atau gadget untuk mendidik anak. Orang tua, terutama ayah, harus hadir secara utuh.
Mengapa adab didahulukan? Karena ilmu tanpa adab adalah senjata di tangan orang gila. Ia akan digunakan untuk merusak, merendahkan, dan menghancurkan.
Tujuan Allah memberikan musibah bukanlah untuk menghancurkan, melainkan untuk “mencuci” jiwa kita. Musibah adalah mesin pembersih dari dosa-dosa yang mungkin tidak sempat kita bertaubat darinya.
“Seburuk-buruk kaum adalah mereka yang tidak mengenal hak Allah kecuali hanya di bulan Ramadhan saja. Sesungguhnya orang yang saleh adalah orang yang beribadah dan bersungguh-sungguh sepanjang tahun.”